Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPREES, BOGOR – Sejumlah sekolah di Kota Bogor memanfaatkan masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk melakukan kegiatan bersih-bersih di lingkungan satuan pendidikan, Senin (6/9/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai penyesuaian proses belajar mengajar akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Heri Karnadi, menyatakan bahwa kebersihan lingkungan sekolah tetap menjadi prioritas utama meski para siswa belajar dari rumah.
Pihak sekolah terus berupaya melakukan pembersihan dan penataan agar kondisi lingkungan pendidikan tetap terpelihara dengan baik.
“Saat ini kegiatan bersih-bersih di lingkungan sekolah terus berlangsung selama siswa menjalani pembelajaran jarak jauh. Kami ingin memastikan kondisi sekolah tetap bersih dan tertata,” Kata Heri Karnadi.
Selain fokus pada pembersihan lingkungan fisik, Dinas Pendidikan Kota Bogor juga menekankan pentingnya siswa tetap menjalankan PJJ dari rumah dan tidak keluar rumah selama kebijakan tersebut berlaku.
Peran orang tua sangat dibutuhkan untuk mengawasi anak selama mengikuti kegiatan pembelajaran.
Heri menambahkan, pengawasan orang tua sangat diperlukan agar siswa tetap disiplin mengikuti pelajaran dan tidak melakukan aktivitas di luar rumah.
Pendampingan keluarga dinilai krusial untuk kelancaran proses belajar dan menjaga keselamatan anak.
“Anak-anak yang mengikuti PJJ tidak boleh keluar rumah dan tetap harus berada dalam pengawasan orang tua. Pendampingan keluarga sangat penting agar proses belajar tetap berjalan dengan baik dan keselamatan anak tetap terjaga,” Ujarnya.
Pelaksanaan PJJ di Kota Bogor dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yaitu mulai Senin, 7 September 2026, hingga Selasa, 8 September 2026. Selama periode tersebut, Dinas Pendidikan bersama satuan pendidikan akan terus melakukan penyesuaian dan memantau perkembangan kondisi yang ada.


