Monday, 07 September 2026
Hot

Insiden Ganjal ATM: Pengawas SPBU Tanjungsari Bogor Jadi Korban Penusukan

Seorang pengawas SPBU di Tanjungsari, Kabupaten Bogor, ditusuk saat berupaya menggagalkan modus ganjal ATM pada Jumat (04/09/2026). Korban mengalami luka di dada dan lengan.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, JAWA BARAT – Seorang pengawas SPBU di Tanjungsari, Kabupaten Bogor, terluka tusuk saat berupaya menggagalkan modus kejahatan ganjal kartu ATM, Jumat (4/9/2026).

Korban bernama Supendi (32), mengalami luka tusuk pada bagian dada bawah dan goresan di lengan kanan. Insiden tragis ini terjadi di Kampung Sodong, Desa Tanjungrasa, Kecamatan Tanjungsari, tepatnya di mesin ATM SPBU.

Peristiwa bermula pada Jumat, 4 September 2026, sekitar pukul 19.15 WIB, tidak lama setelah waktu Magrib. Gerak-gerik seorang pria di sekitar mesin ATM SPBU tersebut menarik perhatian petugas pengawas.

Article ad in the middle of article

Pihak pengawas memantau aktivitas pria itu melalui kamera CCTV dan dari ruang pengawas. Kecurigaan ini mendorong petugas bernama Nopi untuk berpura-pura melakukan transaksi di mesin ATM.

Pria yang dicurigai kemudian mendekati Nopi dan menawarkan bantuan, namun situasi berubah menjadi keributan. Nopi terlibat perkelahian dengan pria tersebut.

Melihat kejadian itu, Supendi bersama rekannya, Bendi Supriadi, segera datang membantu melumpuhkan pria yang diduga membawa senjata tajam. Dalam perkelahian yang terjadi, Supendi mengalami luka tusuk.

“Awalnya kejadian setelah Magrib. Kawan-kawan pengawas langsung datang dan terjadi perkelahian. Satu per satu terlibat hingga akhirnya ada tiga orang yang jatuh, yakni satu pelaku dan dua pengaman. Salah satu korban bernama Supendi,” Ujar seorang narasumber.

Setelah melukai Supendi, pria tersebut langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor. Korban segera mendapat pertolongan medis di Puskesmas Tanjungsari sebelum dirujuk ke RSUD untuk penanganan lebih lanjut.

Di tengah upaya pengejaran pelaku, warga dan petugas juga mencurigai keberadaan sebuah mobil di sekitar lokasi kejadian. Kendaraan tersebut sempat bergerak perlahan seperti menghalangi saat pelaku dikejar, kemudian mundur lagi.

“Kami tidak bisa memastikan apakah pengemudi mobil itu bagian dari komplotan atau tidak. Namun, gerak-geriknya membuat kami curiga karena saat terjadi pengejaran, mobil tersebut bergerak pelan seperti menghalangi, kemudian mundur lagi,” Kata narasumber.

Narasumber juga menyebut terdapat sekitar dua orang lain yang terlihat mencurigakan di area SPBU. Petugas menemukan sebuah dompet berisi sejumlah kartu identitas, namun belum dapat dipastikan apakah dompet itu berkaitan dengan pelaku penusukan atau pihak lain yang diduga berada di sekitar lokasi.

Article ad after last paragraph