Tuesday, 01 September 2026
Hot

Underpass Simpang PDAM Cibinong: Solusi Lalu Lintas Padat Mulai 2027

Pemkab Bogor akan bangun underpass di Simpang PDAM Cibinong mulai 2027 untuk atasi kemacetan dan rapikan kabel utilitas. Proyek strategis ini tingkatkan konektivitas.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, JAWA BARAT – Pemkab Bogor berencana membangun underpass Simpang PDAM Cibinong mulai 2027 untuk mengurai kemacetan, Senin (31/8/2026).

Proyek strategis ini disiapkan guna mengurai simpul kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di Simpang PDAM. Lokasi tersebut merupakan titik temu arus kendaraan dengan volume yang cukup tinggi.

Persimpangan ini strategis karena menghubungkan kawasan pusat pemerintahan Pemkab Bogor serta Cibinong City Mall (CCM) menuju arah Bambu Kuning-Bomang dan sebaliknya. Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyampaikan bahwa underpass ini menjadi program prioritas pada tahun 2027.

Article ad in the middle of article

“Underpass dirancang untuk memperlancar pergerakan kendaraan di Simpang PDAM yang menjadi salah satu titik pertemuan arus lalu lintas dengan volume kendaraan cukup tinggi,” Ujar Ajat Rochmat Jatnika.

Ajat menjelaskan, pembangunan infrastruktur ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto. Tujuannya adalah memperkuat sistem transportasi dan konektivitas wilayah secara berkelanjutan.

“Keberadaan underpass diharapkan dapat mengurangi antrean kendaraan di persimpangan, memangkas waktu tempuh, serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan,” Kata Ajat Rochmat Jatnika.

Selain mengatasi lalu lintas, pembangunan underpass Simpang PDAM juga terintegrasi dengan penataan ruang publik dan utilitas. Pemkab Bogor berencana memindahkan bentangan kabel-kabel utilitas yang saat ini masih di atas jalan ke sistem jaringan bawah tanah.

Langkah ini diambil untuk meningkatkan keindahan estetika kawasan Jalan Raya Tegar Beriman. Kelancaran lalu lintas dan penataan utilitas diyakini akan memberikan dampak positif pada efisiensi mobilitas, serta mendorong laju aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Kabupaten Bogor.

Article ad after last paragraph