Monday, 31 August 2026
Hot

Pemkot Bogor Terapkan SRIKANDI untuk Arsip Digital

Transformasi digital di Setda Kota Bogor dengan sistem SRIKANDI, dukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik dan tata kelola lebih terintegrasi.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, JAWA BARAT – Setda Kota Bogor menerapkan SRIKANDI sejak Januari 2026 untuk mendigitalisasi administrasi persuratan dan pengelolaan arsip, Senin (31/8/2026).

Transformasi digital ini merupakan bagian dari upaya menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan terintegrasi. Penerapan SRIKANDI di Bagian Organisasi Setda Kota Bogor membawa perubahan signifikan dalam proses persuratan.

Sebelumnya, proses administrasi persuratan di Setda Kota Bogor didukung oleh aplikasi Tata Naskah Dinas (TND) yang dikembangkan oleh Diskominfo Kota Bogor. Aplikasi TND memiliki keterbatasan karena penggunaannya masih dalam lingkup Pemerintah Kota Bogor.

Article ad in the middle of article

Selain itu, TND belum dilengkapi dengan sistem pengarsipan yang terintegrasi secara menyeluruh. Hal ini menghambat efisiensi dalam pengelolaan dokumen dan korespondensi.

“Sebelum menggunakan SRIKANDI, kami menggunakan TND. Penggunaannya masih dalam lingkup Pemkot Bogor dan belum ada sistem pengarsipan seperti di SRIKANDI,” Ujar salah satu pegawai Bagian Organisasi.

Dengan hadirnya SRIKANDI, perubahan mulai dirasakan, terutama dalam kemudahan pengiriman surat ke instansi lain. Sistem ini telah terintegrasi secara nasional, memfasilitasi komunikasi kedinasan.

Proses korespondensi dengan pemerintah daerah maupun kementerian menjadi lebih praktis karena dapat dilakukan melalui satu sistem yang sama. Ini mengurangi birokrasi dan mempercepat alur kerja.

“Dengan SRIKANDI, pengiriman surat ke instansi lain menjadi lebih mudah karena sudah terintegrasi secara nasional,” Jelas pegawai Bagian Organisasi.

Lebih lanjut, penggunaan SRIKANDI juga mengubah pola pengelolaan arsip dari cara konvensional menuju sistem digital. Seluruh pegawai di Bagian Organisasi kini memanfaatkan SRIKANDI untuk semua kegiatan administrasi persuratan.

Pemanfaatan sistem ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Hal tersebut juga mendorong terwujudnya pengelolaan administrasi yang lebih tertata dan terintegrasi di lingkungan pemerintah daerah.

Meski membawa banyak kemudahan, implementasi SRIKANDI masih menghadapi tantangan terkait pemerataan penggunaan. Berdasarkan keterangan pegawai, belum semua instansi menggunakan sistem ini.

Kondisi ini mengakibatkan proses persuratan antarinstansi belum sepenuhnya dapat dilakukan melalui satu sistem yang sama. Keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada aplikasi, tetapi juga pada adopsi yang luas dan konsisten di seluruh instansi.

Penerapan SRIKANDI di Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Bogor merupakan sebuah langkah nyata menuju modernisasi administrasi. Diharapkan dengan pemanfaatan yang semakin luas, SRIKANDI akan terus mendukung efektivitas persuratan dan pengelolaan arsip, demi tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Article ad after last paragraph