Findy Alfiansyah Penulis
HARIAEXPRESS, JAWA BARAT – Alfamidi Cabang Bekasi menyalurkan 6.000 butir telur kepada 50 balita di Kabupaten Bekasi melalui program CSR Protein Cegah Stunting, Jumat (31/7/2026).
Penyaluran telur ini merupakan tahap kedua dari program berkelanjutan yang direncanakan selama enam bulan. Hingga November 2026, Alfamidi menargetkan total 18.000 butir telur akan disalurkan guna memenuhi gizi balita.
Program ini terlaksana berkat kerja sama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bekasi. Kolaborasi ini memastikan bantuan telur diterima oleh balita yang membutuhkan secara tepat sasaran.
Dalam kegiatan penyaluran, hadir perwakilan dari UPTD Pengendalian Penduduk Wilayah II, Kepala Puskesmas Sukasejati, serta beberapa kader Posyandu. Para kader turut memberikan edukasi pentingnya pencegahan stunting kepada orang tua penerima manfaat.
“Program Protein Cegah Stunting merupakan komitmen berkelanjutan Alfamidi dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak Indonesia,” Ujar Gunardi (Branch Manager Alfamidi Cabang Bekasi).
Menurut Gunardi, kolaborasi erat dengan DPPKB, puskesmas, dan kader Posyandu diharapkan mampu memberikan dampak positif. Dampak tersebut diharapkan terlihat pada peningkatan status gizi balita penerima manfaat.
“Salah satu hasilnya terlihat dari peningkatan berat badan balita. Dalam dua bulan terakhir, pertumbuhan anak penerima manfaat menunjukkan perkembangan yang cukup pesat,” Kata Kepala UPTD Pengendalian Penduduk Wilayah II Cikarang Selatan–Serang Baru, Burhanudin Harahap.
Burhanudin Harahap menyatakan hasil monitoring menunjukkan perkembangan positif pada balita yang mengikuti program ini. Peningkatan berat badan menjadi salah satu indikator keberhasilan yang terlihat.
“Program ini sangat bermanfaat dan sudah ada beberapa balita yang mengalami peningkatan berat badan maupun tinggi badan. Kami berharap ke depan sasaran program dapat diperluas karena masih banyak balita yang membutuhkan pendampingan gizi,” Ujar Nenden Wulansari (Kepala Puskesmas Sukasejati).
Kepala Puskesmas Sukasejati, Nenden Wulansari, mengapresiasi konsistensi Alfamidi dalam program ini. Ia berharap cakupan sasaran program dapat diperluas di masa mendatang.
Melalui program Protein Cegah Stunting, Alfamidi Cabang Bekasi berharap sinergi antara dunia usaha, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat terus diperkuat. Tujuannya adalah agar upaya pencegahan stunting di Kabupaten Bekasi berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.


