ENGLISHEN
Home Berita Jawa Barat Harta Dedi Mulyadi Capai Rp20,39 Miliar, Ini Sumber Kekayaannya

Harta Dedi Mulyadi Capai Rp20,39 Miliar, Ini Sumber Kekayaannya

Simak rincian kekayaan bersih Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mencapai Rp20,39 miliar, termasuk gurita bisnis sektor riil dan pendapatan dari kanal YouTube.

Harta Dedi Mulyadi Capai Rp20,39 Miliar, Ini Sumber Kekayaannya
Share

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, JAWA BARAT – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tercatat memiliki harta kekayaan bersih Rp20,39 miliar berdasarkan LHKPN 2025 yang dilaporkan pada 31 Januari 2026, Jum’at (31/7/2026).

Total kekayaan bersih tersebut adalah hasil setelah dikurangi kewajiban utang. LHKPN sebelumnya pada 20 Agustus 2024 mencatat kekayaan Dedi Mulyadi sebesar Rp12.815.243.199.

Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, diketahui aktif dalam berbagai sektor bisnis riil. Bisnisnya meliputi bidang pertanian, peternakan, hingga persawahan, dengan hasil produk yang dijual.

Selain itu, ia juga aktif sebagai seorang konten kreator di platform YouTube melalui kanal pribadinya, Kang Dedi Mulyadi. Kanal ini telah memiliki 9,1 juta pelanggan (subscriber) hingga saat ini.

Menurut laporan dari Social Blade, pendapatan AdSense YouTube kanal Kang Dedi Mulyadi diperkirakan cukup signifikan. Estimasi penghasilannya berkisar antara US$11 ribu hingga US$183 ribu, atau setara dengan Rp198,23 juta hingga Rp3,29 miliar.

Aset properti Dedi Mulyadi juga menjadi penyumbang besar kekayaannya. Ia memiliki 116 unit tanah dan bangunan yang tersebar di wilayah Purwakarta dan Subang.

Jika ditotal, nilai seluruh aset properti tersebut mencapai Rp7,36 miliar. Semua properti ini diklaim diperoleh dari hasil sendiri, bukan dari hibah atau warisan.

Kekayaan lainnya meliputi harta bergerak senilai Rp3.972.000.000. Selain itu, kas dan setara kas Dedi Mulyadi tercatat sebesar Rp229.988.176.

Meski memiliki aset besar, Dedi Mulyadi juga tercatat memiliki kewajiban utang. Total utangnya dalam LHKPN terbaru mencapai Rp5.223.154.000.

Dedi Mulyadi memulai karier politiknya sebagai Wakil Bupati Purwakarta pada tahun 2003, kemudian menjabat Bupati Purwakarta pada tahun 2008. Puncak kariernya adalah menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat pada tahun 2025 untuk periode 2025-2030.

Share
Related Articles
Atasi Macet Puncak, Pemkab Bogor Matangkan Rencana Kereta Gantung
ActiveBerita Jawa BaratInfrastrukturPembangunanTransportasi

Atasi Macet Puncak, Pemkab Bogor Matangkan Rencana Kereta Gantung

Pengkajian pembangunan kereta gantung di Puncak Bogor meliputi aspek teknis, lingkungan, hingga...

Kurniati (60) Wafat Kala Mengantre Bantuan Pangan di Bogor
Berita Jawa BaratPeristiwaSorotan

Kurniati (60) Wafat Kala Mengantre Bantuan Pangan di Bogor

Kurniati, 60 tahun, meninggal dunia saat menanti pembagian beras di Bogor pada...

Insiden Wanita Tercebur Sumur 17 Meter di Bogor, Selamat Ditangani
Berita Jawa BaratKejadianPeristiwaSorotan

Insiden Wanita Tercebur Sumur 17 Meter di Bogor, Selamat Ditangani

Peristiwa wanita tercebur sumur 17 meter di Parung, Bogor, berakhir dengan penyelamatan...


DMCA.com Protection Status Jaringan Media Siber Indonesia

Kanal

© 2019 - 2026 | PT. Express Persada Linuhung. All Right Reserved