Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, JAWA BARAT – Pembangunan Tol Sawangan-Bojonggede-Salabenda hingga Caringin dipastikan dimulai tahun ini. Minggu, (23/8/2026).
Proyek jalan tol ini akan terintegrasi dengan Tol Depok-Antasari (Desari) dan terhubung langsung dengan Bogor Outer Ring Road (BORR). Ruas Sawangan-Bojonggede-Salabenda, yang memiliki total panjang 27,9 kilometer, ditargetkan mulai beroperasi penuh pada tahun 2028 mendatang.
Pengusaha yang kerap disapa Babah Alun ini mengungkapkan rencana strategis tersebut setelah menggelar pertemuan penting dengan Bupati Bogor Rudy Susmanto. Pertemuan tersebut berlangsung di Cibinong pada Rabu, 5 Agustus 2026, membahas kelanjutan pengembangan infrastruktur jalan tol di kawasan Kabupaten Bogor.
“Insyaallah yang dari Sawangan sampai dengan Salabenda tahun ini konstruksinya sudah dimulai,” Ujar Mohammad Jusuf Hamka, Dewan Penasehat PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) Tbk, dikutip Harian Express Jawa Barat dari Instagram miliknya.
“Untuk jalan Tol, Babah sudah menyetujui untuk mengembangkan dari Sawangan sampai dengan Bojong Gede dan Salabenda. Selanjutnya dari Bogor ke Caringin,” Tambah Jusuf Hamka, merujuk pada pengembangan lebih lanjut hingga wilayah Caringin.
Jusuf Hamka menjelaskan bahwa Tol Sawangan-Salabenda dirancang sebagai perpanjangan ruas Tol Depok-Antasari (Desari). Setelah ruas Salabenda rampung, akan dilanjutkan penyambungan dengan Bogor Outer Ring Road (BORR) dan selanjutnya diteruskan hingga Caringin.
Rincian ruas Tol Antasari-Salabenda menunjukkan bahwa sebagian segmen telah beroperasi. Segmen Antasari-Brigif sepanjang 5,8 Km, Brigif-Krukut 2,7 Km, dan Krukut-Sawangan 3,6 Km telah aktif melayani lalu lintas.
Namun, dua segmen penting lainnya masih dalam tahap belum dibangun, yaitu Sawangan-Bojong Gede sepanjang 9,5 Km dan Bojong Gede-Salabenda sepanjang 6,4 Km. Kedua segmen ini menjadi fokus utama dalam pengerjaan konstruksi yang akan dimulai.
Selain proyek tol reguler ini, Babah Alun juga menerima tantangan dari Bupati Bogor untuk mengembangkan infrastruktur lain. Tantangan tersebut berupa pembangunan Tol Tambang dengan panjang sekitar 12 kilometer.
Tol Tambang tersebut direncanakan akan berfungsi sebagai penghubung tiga kecamatan yang menjadi pendorong sektor pertambangan utama di Kabupaten Bogor. Kecamatan-kecamatan tersebut meliputi Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang.
Mengenai aspek pendanaan, Jusuf Hamka memberikan jaminan bahwa kesiapan anggaran untuk proyek pembangunan jalan tol ini tidak akan menjadi kendala. Ia juga menyatakan komitmen untuk memastikan kualitas pembangunan yang tinggi.


