Monday, 12 October 2026
Hot

Kapolres Bogor Pimpin Evakuasi ABK MT Honour 25

Piki Mutakim, ABK MT Honour 25 korban pembajakan perompak Somalia dievakuasi medis oleh Polres Bogor pada Jumat (9/10) pukul 20.00 WIB.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, JAWA BARAT – Polres Bogor mengevakuasi secara medis Piki Mutakim (25), ABK kapal MT Honour 25 korban penyanderaan perompak Somalia, Jumat (9/10/2026).

Evakuasi dilakukan dari kediaman Piki di Kabupaten Bogor sekitar pukul 20.00 WIB. Langkah ini dilakukan untuk membantu penanganan kesehatan korban setelah mengalami insiden penyanderaan.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto memimpin langsung proses evakuasi medis tersebut. Penanganan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian membantu warga yang membutuhkan pertolongan.

Article ad in the middle of article

Piki diketahui bekerja sebagai ABK kapal kargo MT Honour 25. Saat menjalankan tugas pelayaran, ia menjadi korban penyanderaan oleh kelompok perompak di wilayah Somalia.

Setelah kejadian tersebut, Piki mendapatkan bantuan evakuasi medis dari jajaran Polres Bogor. Penanganan dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatannya dapat diperiksa setelah mengalami peristiwa tersebut.

Proses evakuasi berlangsung pada malam hari dengan Kapolres Bogor memimpin langsung kegiatan di kediaman korban. Kehadiran petugas diharapkan mempermudah proses penanganan medis yang diperlukan.

Peristiwa penyanderaan yang dialami Piki menjadi pengalaman berat bagi awak kapal yang bekerja di jalur pelayaran internasional. Insiden tersebut juga menunjukkan risiko keamanan yang dapat dihadapi pelaut saat menjalankan tugas.

Polres Bogor melakukan penanganan terhadap Piki setelah korban berada di kediamannya. Evakuasi medis tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan korban memperoleh perhatian terhadap kondisi kesehatannya.

“Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto memimpin secara langsung jalannya proses evakuasi medis darurat tersebut,” Demikian keterangan mengenai penanganan Piki pada Jumat malam.

Hingga kini, belum terdapat informasi lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan Piki setelah evakuasi, termasuk lokasi fasilitas kesehatan tempat ia menjalani pemeriksaan. Informasi lanjutan diperlukan untuk mengetahui perkembangan pemulihan korban pascapenyanderaan.

Article ad after last paragraph