Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, JAWA BARAT – Sebanyak 160 lansia di Kota Bogor menerima hibah becak listrik gratis dari Presiden Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional, Rabu (7/10/2026).
Bantuan tersebut ditujukan kepada lansia berusia di atas 55 tahun yang selama ini mencari nafkah dengan mengayuh becak manual.
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengatakan pemerintah daerah berkomitmen mengawal pemanfaatan becak listrik agar bantuan dapat digunakan sesuai ketentuan.
“Kami, pemerintah wajib mengawal program baik Pak Presiden ini. Sehingga bantuan ini diharapkan bisa benar-benar bermanfaat. Karena yang menerima becak listrik gratis rata-rata, dan sesuai persyaratan adalah lansia di atas usia 55 tahun,” Ujar Jenal Mutaqin.
Jenal menjelaskan, program tersebut merupakan inisiatif personal Presiden Prabowo dan bukan berasal dari APBN.
Pemkot Bogor melalui Dinas Perhubungan akan memfasilitasi legalitas pengemudi sekaligus menata lokasi operasional becak listrik.
Pengoperasian becak listrik tetap harus mengikuti Peraturan Wali Kota Nomor 15 Tahun 2006 mengenai pembatasan jalur yang dapat dilalui kendaraan becak.
Pemkot Bogor juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan lokasi operasional sesuai dengan aturan yang berlaku.
Selain itu, becak manual milik penerima bantuan wajib ditarik sebagai bagian dari proses pengalihan penggunaan becak manual menjadi becak listrik.
Salah seorang penerima bantuan, Obed Purwanto (62), mengaku terbantu karena becak listrik dapat mengurangi beban tenaga saat bekerja, terutama ketika melintasi jalan menanjak. Bantuan tersebut juga tidak diperbolehkan untuk dijual, disewakan, maupun digadaikan.











