Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, JAWA BARAT – Polres Bogor menggelar upacara pelepasan AKBP Wikha Ardilestanto yang mendapat penugasan baru sebagai Kapolres Kepulauan Seribu, Kamis (22/10/2026).
Prosesi pelepasan berlangsung di Markas Polres Bogor dengan suasana haru. Tradisi pedang pora dan payung pora mengiringi keberangkatan Wikha setelah menjalankan tugasnya di wilayah Kabupaten Bogor.
Sejumlah elemen masyarakat turut hadir untuk memberikan penghormatan dan mengucapkan selamat jalan. Para pengemudi ojek online tampak bersalaman serta mengabadikan momen bersama perwira tersebut.
Anggota Sukarelawan Pembantu Lalu Lintas juga menyampaikan salam perpisahan melalui pelukan hangat. Kedekatan tersebut mencerminkan hubungan yang terjalin selama Wikha bertugas di Kabupaten Bogor.
Perwakilan Special Olympics Indonesia Cabang Bogor turut menghadiri acara tersebut. Kehadiran berbagai unsur masyarakat menambah suasana kekeluargaan dalam prosesi pelepasan.
Dalam kesempatan itu, Wikha menyebut apel perpisahan tersebut menjadi momen terakhirnya berdiri di hadapan jajaran dan anggota Polres Bogor sebelum melanjutkan tugas di tempat baru.
“Acara tersebut merupakan apel terakhir di hadapan seluruh jajaran dan anggota Polres Bogor,” Ujar Wikha Ardilestanto.
Wikha juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas dedikasi, loyalitas, dan kerja keras selama menjalankan tugas bersama. Ia mengungkapkan terima kasih atas dukungan jajaran dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Bogor.
Selama masa kepemimpinannya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas di wilayah hukum Polres Bogor. Dukungan berbagai pihak turut mewarnai momen perpisahan tersebut.
Pergantian jabatan ini menandai dimulainya kepemimpinan AKBP Arfan Zulkan Sipayung sebagai Kapolres Bogor. Sementara itu, AKBP Wikha Ardilestanto akan melanjutkan pengabdian di wilayah Kepulauan Seribu.
Polres Bogor diharapkan terus menjaga koordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk memelihara keamanan serta ketertiban. Hubungan baik yang telah terbangun diharapkan tetap berlanjut di bawah kepemimpinan yang baru.








