Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, JAWA BARAT – DPRD Kota Bogor mendorong penguatan program sosial dan ekonomi melalui Festival Muharam 1448 Hijriah di Masjid Alumni IPB, Sabtu (11/7/2026).
Kehadiran pimpinan legislatif ini menunjukkan dukungan DPRD terhadap syiar Islam dan upaya peningkatan kesejahteraan warga Kota Hujan. Festival ini merupakan hasil kolaborasi tiga badan otonom di bawah naungan Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB).
Ketiga badan otonom tersebut adalah Alumni Bisnis Cendekia (ABC HA IPB), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HA Kota Bogor, serta Yayasan Masjid Alumni IPB. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat kolaborasi dalam bidang sosial, pendidikan agama, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Adityawarman Adil menyampaikan apresiasi kepada DKM Alumni IPB atas kontribusinya kepada masyarakat Kota Bogor. “Ada program santunan, program mengatasi pinjaman online (pinjol), dan lain-lain. Bahkan penerimanya sudah lebih dari 300 orang. Ini adalah suatu hal yang sangat luar biasa,” Ujar Adityawarman.
Ia juga menegaskan komitmen seluruh jajaran DPRD untuk mengawal aspirasi demi kebermanfaatan bagi Kota Bogor. Kota Bogor membutuhkan kolaborasi bersama untuk mengatasi kemiskinan, pemerataan akses, penguatan ekonomi lokal, serta akselerasi pembangunan daerah.
“Semoga sinergi dan kolaborasi kita bersama, termasuk kolaborasi dengan IPB, dapat mewujudkan Kota Bogor yang lebih maju, lebih beres, dan tingkat kesejahteraan masyarakatnya semakin meningkat. Mudah-mudahan kegiatan hari ini menjadi salah satu bentuk perwujudan kita dalam memuliakan bulan Muharam,” lanjut Adityawarman.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menambahkan bahwa Festival Muharam 1448 H dapat menjadi momentum untuk merefleksikan hijrah Nabi Muhammad dari Makkah ke Madinah. Nilai tersebut berguna sebagai bagian dari upaya pembentukan karakter generasi muda.
“Kami menaruh perhatian besar pada pendidikan agama sejak dini, khususnya bagi anak-anak yang belum bisa baca dan tulis Al-Quran,” Tutur Dedie A. Rachim.
Pada hari pertama, festival ini dibuka dengan babak penyisihan sejumlah perlombaan Islami seperti lomba dai muda, lomba azan, dan lomba sambung ayat Al-Quran. Hari kedua diisi dengan babak final, penyerahan penghargaan, lomba mewarnai untuk anak-anak, serta lomba fashion show muslim/muslimah.
Ketua Panitia Festival Muharam 1448 H Masjid Alumni IPB, Rizal Razak, mengatakan pendekatan ke anak muda melalui dakwah.
“Makanya, kami menghadirkan Ustad Koh Dennis Lim dalam sesi tablig akbar bertema ‘Mau Sampai Kapan Aku Begini?’. Penyampaian beliau sangat rasional dan mudah diterima anak muda melalui gaya bahasa yang santai namun mendalam,” Kata Rizal Razak.
Rizal menambahkan bahwa panitia juga berencana mengembangkan potensi ekonomi di Kota Bogor dengan mempersiapkan sumber daya pemuda di sektor kuliner. Pihak panitia merencanakan pergelaran festival kuliner muslim minimal lima hari di Lapangan Botani atau Kampus IPB Baranangsiang untuk memfasilitasi pelaku UMKM serta memberi pelatihan sertifikasi halal di masa depan.
Di sisi lain, Ketua DKM Masjid Alumni IPB, Iman Hilman, mengungkapkan bahwa semarak bulan Muharam diwujudkan melalui aksi kepedulian sosial. Salah satunya berupa santunan anak yatim yang dilakukan secara konsisten.
“Masjid Alumni IPB berada di lokasi yang sangat strategis di pusat bisnis Kota Bogor. Kami ingin masyarakat di tengah kesibukan usahanya bisa merenung, berzikir, dan beribadah di sini. Dengan begitu, ke depan, mereka dapat berbisnis sesuai dengan syariat Islam, jujur, dan tidak korup,” Kata Iman Hilman.


