ENGLISHEN
Home Ekonomi & Bisnis Perbedaan Mencolok Headway KRL Nambo dan Bogor Disorot

Perbedaan Mencolok Headway KRL Nambo dan Bogor Disorot

Perbandingan headway KRL Nambo dan Bogor menunjukkan disparitas layanan. Lintas Nambo menunggu lebih dari satu jam, Bogor hanya lima menit.

Perbedaan Mencolok Headway KRL Nambo dan Bogor Disorot
Share

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, JAWA BARAT – PT KAI Commuter menyebut headway Commuter Line lintas Nambo masih lebih dari satu jam, sedangkan lintas Bogor hanya sekitar lima menit saat jam sibuk, Selasa (4/8/2026).

Kondisi ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam tingkat layanan antara kedua lintas yang beroperasi di bawah jaringan Commuter Line Jabodetabek. Disparitas ini menjadi perhatian utama bagi efisiensi perjalanan komuter.

Para penumpang di lintas Bogor menikmati frekuensi kereta yang sangat tinggi, memungkinkan mereka untuk bepergian dengan lebih fleksibel. Pada jam-jam sibuk, baik pagi maupun sore hari, interval kedatangan kereta api di lintas Bogor berkisar sekitar lima menit.

Sebaliknya, pengalaman berbeda jauh dirasakan oleh para pengguna KRL lintas Nambo. Mereka masih harus menghabiskan waktu lebih dari satu jam hanya untuk menunggu kedatangan kereta berikutnya.

Waktu tunggu yang panjang ini tentu saja sangat mempengaruhi efisiensi dan jadwal perjalanan harian para penumpang. Kondisi tersebut bisa menghambat mobilitas warga yang sangat bergantung pada transportasi publik.

VP Corporate Secretary PT KAI Commuter, Karina Amanda, telah mengonfirmasi informasi mengenai durasi headway ini. Beliau menjelaskan bahwa headway pada lintas Nambo-Depok memang masih berada di atas satu jam.

“Untuk penyesuaian jadwal/frekuensi perjalanan pada lintas Nambo-Depok masih memiliki headway selama lebih dari 1 jam,” Ujar Karina Amanda.

Perbedaan mencolok ini secara langsung menggambarkan kesenjangan kualitas layanan transportasi publik. Meskipun sama-sama merupakan bagian dari sistem Commuter Line, pengalaman perjalanan di kedua jalur tersebut sangat kontras.

Kesenjangan headway yang lebar ini menjadi isu penting terkait pemerataan akses transportasi. Hal ini berdampak pada perencanaan perjalanan serta kenyamanan para pengguna KRL setiap hari.

PT KAI Commuter menyatakan bahwa penyesuaian jadwal atau frekuensi perjalanan untuk lintas Nambo-Depok masih terus dievaluasi. Upaya ini dilakukan untuk mencari solusi guna meningkatkan pelayanan di masa mendatang.

Diharapkan, peningkatan frekuensi perjalanan dapat secara signifikan mengurangi durasi tunggu yang selama ini menjadi keluhan utama. Optimalisasi layanan KRL merupakan prioritas untuk dapat memenuhi kebutuhan transportasi publik yang terus meningkat di wilayah Jabodetabek.

Share

DMCA.com Protection Status Jaringan Media Siber Indonesia

Kanal

© 2019 - 2026 | PT. Express Persada Linuhung. All Right Reserved