Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, JAWA BARAT – Pemerintah Kabupaten Bogor menggencarkan upaya pencegahan korupsi melalui Roadshow Sosialisasi Antikorupsi Tahun 2026 di Kecamatan Tamansari, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan melalui Inspektorat Kabupaten Bogor tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran aparatur pemerintahan terhadap pentingnya integritas dalam menjalankan tugas dan pelayanan publik.
Wilayah kecamatan dan desa menjadi perhatian karena memiliki peran penting dalam pengelolaan anggaran serta penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat.
Auditor Madya Mohamad Nurjen yang mewakili Inspektur Kabupaten Bogor menegaskan bahwa aparatur pemerintah harus menjadi teladan dalam menerapkan nilai-nilai integritas.
“Budaya integritas harus diperkuat agar potensi penyimpangan dapat dicegah sejak dini,” Ujar Mohamad Nurjen.
Menurutnya, keteladanan pimpinan dan kepatuhan terhadap peraturan menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan kerja yang bersih. Nilai integritas juga perlu diterapkan secara konsisten dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Pencegahan korupsi turut membutuhkan kolaborasi antara pengawasan internal, legislatif, aparat penegak hukum, dan pemerintah desa. Kerja sama tersebut diharapkan meningkatkan pemahaman aparatur mengenai risiko penyimpangan.
Camat Tamansari Yudi Hartono menyambut kegiatan tersebut sebagai upaya memperkuat komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih. Pengawasan dan disiplin kerja dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Roadshow di Kecamatan Tamansari merupakan titik kesembilan dari rangkaian program pencegahan korupsi yang dimulai pada 12 Februari 2026. Kegiatan ini melibatkan DPRD Kabupaten Bogor, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Polres Bogor, serta Penyuluh Antikorupsi.
Peserta kegiatan terdiri atas jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tamansari, kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kepala unit pelaksana teknis (UPT), serta kepala sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA.
Melalui sosialisasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap seluruh aparatur semakin memahami pentingnya pencegahan korupsi dan menerapkan integritas dalam pengelolaan anggaran maupun pelayanan publik.











