Sunday, 11 October 2026
Hot

Agustus 2026: Kota Bogor Gelar 17 Rangkaian FMP

Perkuat ekonomi dan pariwisata, Festival Merah Putih 2026 di Bogor gelar 17 rangkaian acara dengan fokus nasionalisme dan pemberdayaan masyarakat.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, JAWA BARAT – Festival Merah Putih 2026 di Kota Bogor menghadirkan 17 rangkaian kegiatan untuk memperkuat semangat kebangsaan sekaligus menggerakkan ekonomi dan pariwisata, Sabtu (1/8/2026).

Pembukaan FMP 2026 dilaksanakan oleh Komandan Korem 061/Suryakancana Brigjen TNI Thomas Rajunio pada Jumat (31/8) di Markas Korem 061, Kota Bogor. Brigjen TNI Thomas Rajunio berharap kondisi Kota Bogor tetap aman, tertib, dan kondusif selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Sebagai bagian dari festival ini, sekitar 5.000 bendera Merah Putih dan umbul-umbul akan dipasang di berbagai titik strategis Kota Bogor. Selain itu, Pemerintah Kota Bogor juga mengimbau masyarakat untuk turut serta memasang bendera dan umbul-umbul di lingkungan masing-masing sebagai bentuk partisipasi.

Article ad in the middle of article

Pelaksanaan pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih akan dilakukan setiap hari selama Agustus. Upacara ini dijadwalkan pada pukul 07.00 WIB dan 17.00 WIB, berlokasi di Tugu Kujang.

“Ini perayaan kita sebagai warga Kota Bogor yang sangat guyub. Pembangunan bukan hanya pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun manusia Bogor yang dilandasi rasa persahabatan, kekeluargaan, serta saling mencintai dan memiliki,” Ujar Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim.

Ketua Panitia FMP 2026 Syahril M. Said menjelaskan bahwa festival tahun ini memadukan semangat nasionalisme dengan pemberdayaan masyarakat. Festival ini menghadirkan 17 kegiatan yang dirancang untuk mencapai tujuan tersebut.

Beberapa agenda utama meliputi kirab Merah Putih yang melibatkan ribuan warga, Festival Kopi Legendaris, serta kegiatan pemberdayaan UMKM. Terdapat pula pengembangan ekonomi kerakyatan dan berbagai kegiatan kebangsaan serta edukasi yang bertujuan menggerakkan ekonomi lokal dan memperkuat potensi wisata Kota Bogor.

Menurut Syahril, FMP merupakan upaya kolektif untuk mengukuhkan nilai nasionalisme, patriotisme, dan persatuan. Ia menambahkan, kegiatan ini sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai acara yang berlangsung sepanjang Agustus.

Article ad after last paragraph