Sunday, 11 October 2026
Hot

Dua Insiden di Bapenda: KPK Usut Korupsi di Bogor, Kebakaran di Jakarta

KPK belum menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi di Bapenda Bogor meski uang Rp1,5 M telah diamankan. Kejadian terpisah, ruang arsip Bapenda Jakarta Pusat terbakar dan pemadaman terkendala pompa air gedung.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIAN EXPRESS, JAWA BARAT – KPK mengusut dugaan pemotongan upah pungut di lingkungan Bapenda Kabupaten Bogor, bersamaan dengan kebakaran yang melanda ruang arsip Bapenda DKI Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyidikan dugaan pemotongan upah pungut di lingkungan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bogor masih terus berjalan.

Dalam penanganan perkara tersebut, penyidik KPK telah mengamankan uang sekitar Rp1,5 miliar yang diduga berkaitan dengan penerimaan hasil pemotongan upah pungut.

Article ad in the middle of article

Namun hingga kini, KPK belum menetapkan tersangka dalam perkara tersebut. Penyidik masih mengumpulkan dan melengkapi alat bukti untuk menentukan pihak yang harus bertanggung jawab.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidikan perkara ini masih menggunakan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) umum setelah pimpinan KPK menggelar ekspose perkara pada Kamis malam.

“Penyidik masih membutuhkan kecukupan alat bukti untuk menentukan pihak yang bertanggung jawab,” Ujar Budi Prasetyo.

Perkara yang tengah diusut tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara yang sumbernya diduga berasal dari pemotongan upah pungut di lingkungan Bapenda Kabupaten Bogor.

Sejumlah pihak, termasuk penyelenggara negara, telah dimintai keterangan. Meski demikian, KPK belum mengungkap identitas pihak yang diperiksa maupun materi pemeriksaan secara rinci.

Di tengah penyidikan tersebut, peristiwa berbeda terjadi di Gedung Bapenda DKI Jakarta. Kebakaran melanda ruang arsip di lantai 11 gedung yang berada di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.10 WIB. Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta kemudian berhasil melokalisasi api sekitar pukul 17.25 WIB sehingga tidak merembet ke bagian gedung lainnya.

Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dan 30 personel dikerahkan dalam penanganan tersebut. Setelah api dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan dan penguraian material yang terbakar.

Proses pemadaman sempat menghadapi kendala karena pompa air gedung dilaporkan tidak berfungsi. Pihak terkait masih melakukan pendataan dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Article ad after last paragraph