Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, JAWA BARAT — Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 melalui Festival Kreasi Budaya Anak Jawa Barat di Teater Tertutup Dago Tea House, Bandung, Minggu (2/8/2026).
Kegiatan mengusung tema “Ngamumule Budaya Sunda, Ngawangun Generasi Emas” sebagai upaya menanamkan karakter sekaligus melestarikan budaya lokal sejak dini.
Rangkaian acara diawali dengan Pasanggiri Biantara berbahasa Sunda, Arab, dan Inggris yang diikuti 1.381 peserta dari berbagai daerah.
Lebih dari 1.000 anak juga mengikuti webinar dan sosialisasi hak anak melalui program Ngopi Sahabat Goes to School.
Festival turut dimeriahkan berbagai lomba seni budaya, seperti Tari Merak, Pencak Silat, Ngawih Pupuh, dan Pemandu Acara yang melibatkan 774 peserta.
Puncak acara dihadiri 893 perwakilan anak dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, mulai jenjang PAUD hingga SMA/SMK.
Kegiatan juga diisi dengan pengukuhan Forum Anak Daerah Jawa Barat periode 2026–2028 serta pembacaan Suara Anak yang berisi aspirasi untuk mewujudkan lingkungan ramah anak.
“Festival ini menjadi ruang bagi anak untuk berekspresi, berpartisipasi, dan mengembangkan potensi melalui pelestarian budaya lokal menuju Generasi Emas Indonesia 2045,” Ujar Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti.
Pada akhir kegiatan, panitia memberikan penghargaan kepada para pemenang lomba sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan prestasi anak-anak Jawa Barat.
Melalui Festival Kreasi Budaya Anak, Pemprov Jawa Barat berharap semakin banyak anak tumbuh percaya diri, mencintai budaya daerah, serta menjadi generasi yang berkarakter dan siap membangun Indonesia Emas 2045.