Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, JAWA BARAT – Trotoar di Jalan Raya Sawangan, Kota Depok, amblas hingga memutus akses pejalan kaki, Jumat (31/7/2026).
Kondisi trotoar yang rusak parah tersebut terletak di sekitar area Kali Cabang. Warga setempat mengaku sudah tiga bulan trotoar ini mengalami kerusakan tanpa perbaikan permanen.
Hasil pantauan di lokasi menunjukkan bahwa trotoar yang amblas memiliki panjang sekitar 100 meter. Bagian yang rusak itu terlihat ambles mengarah ke sungai.
Saat ini, area yang ambles hanya ditutup menggunakan terpal berwarna biru dan disangga bambu. Kondisi tersebut memaksa pejalan kaki untuk menggunakan badan Jalan Raya Sawangan atau menyeberang.
Warga sekitar, Rival, mengungkapkan bahwa amblesnya trotoar sudah terjadi sekitar tiga bulan lalu. Rival menduga bahwa penyebab kejadian tersebut adalah hujan deras yang mengguyur pada malam hari.
“Kira-kira 3 bulan yang lalu lah paling,” Ujar Rival.
“Nggak tahu, dulu kan hujan pas tuh malem. Paginya ambles tuh,” Tambahnya.
Warga lain, Bejo, juga senada menduga kerusakan trotoar disebabkan oleh pondasi bawah yang tergerus air. Ia menjelaskan bahwa pondasi yang tergerus menyebabkan bagian atas trotoar terangkat dan tanah di sekitarnya ikut tertarik.
“Rusaknya ya karena di bawah itu ke gerus air, jadinya kan pasifnya keangkat, jadi hampir ke sana, tanahnya,” Ujar Bejo.
Hingga saat ini, belum ada perbaikan permanen yang dilakukan untuk trotoar tersebut. Menurut Rival, sebelumnya sempat ada pemasangan terpal dan penyangga darurat, namun kemudian terpalnya dibuka lagi.
“Kemarin sih diterpal tuh sama yang kerja. Eh dibuka lagi terpalnya tuh. Dibuka lagi terpalnya tuh sampe di jalannya,” Kata Rival.
Rival juga menyebut bahwa sekitar sebulan lalu pernah ada pekerja yang datang, tetapi penanganan yang dilakukan hanya sebatas pengukuran. Sementara Bejo menambahkan bahwa adanya pemasangan kayu-kayu penyangga darurat sudah dilakukan sekitar satu setengah bulan yang lalu.
“Penanganan sih kayaknya cuma diukur-ukur doang. Sebulan yang lalu. Itu doang sampe sekarang juga,” Ujar Rival.
“Semenjak rusak itu belum ada perbaikan? Belum ada, adanya cuman ini dipakai kayak kayu-kayu gitu, dipatokin pakai kayu-kayu itu. Waktu itu kayaknya udah sebulanan setengah,” Tutur Bejo.
Pihak Harian Express Jawa Barat telah berupaya menghubungi Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, untuk dimintai tanggapan terkait kondisi ini. Namun, Yodi Joko Bintoro belum memberikan respons.
Rival dan Bejo sama-sama berharap pemerintah Kota Depok segera melakukan perbaikan permanen pada trotoar tersebut. Perbaikan ini dianggap krusial demi menjaga keselamatan para pejalan kaki yang setiap hari melintas.
“Yang paling penting mah pejalan lah. Jadi pejalan kayak gini,” Kata Rival.
“Harapannya ya biar dapat diperbaiki, biar perjalanan ke daerah itu bisa lancar, nggak ada masalah,” Tambah Bejo.